Perhatikan 3 Hal ini Jika Akan Memberikan Makanan Pedas pada Anak  

Makanan pedas sangatlah enak disantap karena bisa membuat orang berselera makan. Masyarakat Indonesia pun sebagian besar adalah pecinta makanan pedas, tak heran jika menu makanan akan banyak yang dibumbui cabai agar mendapat rasa pedas yang dinginkan. Makanan pedas ini juga terkadang diberikan pada anak-anak, walaupun sebagian banyak orangtua berpikir bahwa makanan anak haruslah berasa hambar dan lembek.

 

Makanan lembek dan hambar ini sering diberikan pada anak yang sudah mulai memakan makanan pendamping, contohnya saja pemberian sereal bubur. Tapi semuanya jika terus menerus diberikan akan memberikan rasa bosan pada anak. Hingg akhirnya ketika anak melihat kita memakan makanan pedas, ia akan merasa penasaran dan mencobanya, lalu apakah makanan pedas ini berbahaya untuk anak? Sebaiknya Moms perhatikan 3 hal ini jika ingin mencoba memberikan makanan pedas pada anak.

 

Beri makan pedas sedikit demi sedikit

Jika biasanya Anda memberikan makanan pendamping dengan rasa hambar demi menjjaga kelancaran dari sistem pencernaan anak, maka sah-sah saja, tapi Anda pun bisa mencoba untuk memberikan makanan pedas sedikit demi sedikit pada anak, hal ini bertujuan agar anak bisa merasakan ragam masakan dan tidak menjadi pemilih. Membumbui makanan anak dengan rempah dan bumbu dapur seperti makanan orang dewasa pun tidak ada salahnya, sebab akan memperkaya palet di lidah anak dan anak bisa mengenal berbagai rasa ketika ia dewasa. Jadi jika Moms ingin memberikan makanan pedas pada anak yang berasal dari rempah-rempah.

 

Awali dengan rempah-rempah

Rempah-rempah yang kayak akan bau dan rasa ini boleh Anda perkenalkan pada bayi yang sudah menginjak usia 6 bulan. Seperti rempah aromatik yang terdiri dari kayu manis, pala, bawang putih, kunyit, jahe, ketumbar dan jintan. Bisa dicampur sebagai penyenap makanan pendamping anak. Sedangkan untuk rempah-rempah yang lebih kuat dan biasanya akan berasa pedas saat dimakan, misal kari dan cabe, Anda harus menunggu sampai usia anak 1 tahun.

 

Rasa pedas pada makanan ini melibatkan stmulasi reseptor nyeri, dan bayi lebih peka pada reseptor ini dibandingkan dengan orang dewasa, karena inilah rata-rata bayi enggan untuk memakan makanan yang berasa pedasm tapu sebenarnya makanan pedas ini masih aman untuk dikonsumsi. Anak-anak di abtas usia 6 bulan biasanya dapat menangani berbegasi sensari rasa dari apa yang ia makan.

 

Makanan yang Anda konsumsi saat menyusui bisa menjadi alternatif untuk membiasakan bayi makanan pedas

Sering kali orang tua beranggap juga mengenai makanan yang dimakan oleh ibu akan dimakan juga oleh bayi. Hal ini tentunya juga didukung dengan bukti-bukti sains yang ada, bayi yang disusui ASI akan bisa beradaptasi dengan makanan apa yang Anda makan. Bahkan beberapa pakar juga percaya jika Anda bisa membuat anak toleransi pada rasa pedas. Hal ini disebabkan oleh makanan pedas yang Anda makan ketika masih menyusui bayi. ASI ini bisa berubah rasa, tergantung pada makanan apa yang dimakan oleh ibu.

 

Jika anda ingin memperkenalkan rasa pedas ini pada anak, sebaiknya lakukan secara perlahan. Caranya dengan membuat toleransi pada jumlah makanan yang Anda sajikan. Buat dalam porsi sedikt terlebih dahulu, jika anak menerima maka Anda bisa menambahnya, tapi ketika anak menolaknya dan rewel atau tidak suka dengan makanan pedas barulah hindari makanan itu dari anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *