Pantau Konsumsi ASI untuk Bayi 1-3 Bulan

Biasanya bayi akan diberikan ASI atau susu formula untuk memenuhi semua kebutuhannya selama 3 bulan penuh, tapi proses itu akan selalu berkembang seiring dengan perkembangan bayi yang cepat. Bayi pada usia tersebut cenderung mengonsumsi susu lebih banyak selama waktu makan sehingga Anda harus sering memberikan ASI padanya. Waktu tidur pun terpengaruh dengan konsumsi susu yang semakin banyak.

 

Ketahui Kebutuhan Bayi

Moms bisa memantau makanan bayi yang baru berusia 1-3 bulan agar mengetahui kebutuhannya. Cara terbaik untuk memantaunya adalah dengan melihat pada pertumbuhan bayi. Setiap bulan ketika melakukan pemeriksaan, dokter atau bidan pasti akan mengukur berat badan, panjang, dan ukuran kepala bayi.

 

Perlu Moms ketahui juga jika konsumsi ASI akan semakin meningkat seiring pertumbuhan bayi, peningkatan ini akan bertahap dari yang awal mengonsumsi sebanyak 4 – 5 ons atau setara dengan 120 – 150 ml ketika dua bulan pertama, di bulan ke empat bayi akan mengonsumsi ASI sebanyak 5 atau 6 ons, setara dengan 150 – 180 ml. Jumlah ini sangatlah bervariasi, tidak bisa disamakan dari satu bayi dengan bayi lainnya. Dalam empat bulan pertama konsumsi ASI yang normal berada pada 25 – 30 ons atau 750 – 900 ml.

 

Jika bayi tidak mendapat asupan ASI yang cukup, ia akan merasa lapar terus menerus. Ada juga bayi yang memiliki berat badan selalu sama dan tidak mengalami kenaikan padahal sang bayi sering menyusu, jika itu terjadi segera konsultasikan pada dokter.

 

Kemungkinan ada faktor dari jumlah produksi susu Anda yang menurun, hal ini disebabkan oleh kondisi tubuh ibu seperti stress dan interval tidur yang lebih lama daripada bayi. Jika produksi ASI sedang menurun coba untuk menaikkan frekuensi menyusui atau Anda bisa menggunakan pompa payudara untuk memancing produksi ASI. Tetap konsultasikan kondisi Anda dan anak pada dokter.

 

Jangan berikan MPASI sebelum bayi berusia 6 bulan

Mungkin makanan padat biasa diberikan pada usia 6 bulan, dan Anda akan menghindari makanan pendamping ini sebelum bayi berusia enam bulan. Jika Anda memberikan bayi makanan padat sebagia MPASI di usia empat bulan, akan menyebabkan bayi mendorong lidahnya karena penggunaan sendok untuk memasukkan makanan dalam mulut bayi. Tapi hal ini akan menghilang seiring dengan bertambahnya usia bayi, pada usia enam bulan bayi akan mudah dan mampu memindahkan sedikit makanan dari bagian depan mulut ke bagian belakang dan menelannya. Anda juga harus perhatikan apakah bayi menyukai makanan padat sebagai pendamping atau tidak, jika bayi menolak coba tawarkan lagi satu atau dua minggu setelahnya dan terus berkonsultasi dengan dokter.

 

Tanpa menambah makanan ketika usia di bawah enam bulan, Moms akan bisa melihat perubahan kondisi feses ketika buang air besar, terutama di bulan ke-3 atau 4. Pada usia tersebut usus bayi sudah mampu menyimpan makanan dengan jumlah yang banyak dan dapat menyerap banyak nutrisi dari susu yang didapatnya sehingga feses mungkin akan lebih solid dari sebelumnya.

 

Ada kasus dari beberapa bayi juga yang patut Moms ketahui, yakni beberapa bayi yang disusui hanya mengalami satu kali buang air besar setiap tiga atau empat hari dan beberapa lagi hanya mengalami buang air besar satu kali dalam seminggu. Selama bayi makan dengan baik dan beratnya bertambah, feses tidak terlalu keras dan kering, Moms tidak perlu khawatir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *