Kenali Malabsorbsi dan Penanganannya pada Anak

Masalah kesehatan anak menjadi hal yang penting untuk diperhatikan orang tua. Salah satunya adalah kesehatan anak yang melibatkan kemampuan tubuh anak dalam menyerap nutrisi makanan yang didapatkan melalui sistem pencernaan yang akan dibawa dalam aliran darah. Jika anak tidak mampu untuk menyerap nutrisi tersebut maka ada indikasi bahwa anak Anda mengalami malabsorbsi.

 

Moms harus perhatikan kesehatan anak, terlebih ketika anak terserang flu berat atau flu usus yang terjadi selama satu atau dua hari pada anak. Meski permukaan usus saat terserang flu usus ini akan membaik denagn cepat tanpa kerusakan signifikan, tapi dalam hal ini tetap saja Anda perlu waspada terhadap malabsorbsi.

 

Ketika malabsorbsi melanda anak proses pencernaan akan mengubah nutrisi dari makanan menjadi unit yang lebih kecil dan melewati dinding usus masuk ke aliraan darah, dinding usus yang dalam keadaan terserang virus, infeksi bakteri atau parasit ini akan memengaruhi zat yang dicerna dan berujung zat tidak dapat bias lewat, nutrisi malah akan keluar lagi melalui feses.

 

Mengetahui tanda dan gejala malabsorbsi

Anda sebagai orang tua harus waspada dengan mengetahui apa saja tanda gejala anak terserang malabsorbsi, biasanya malabsorbsi ini diawal dengan tanda:

  1. Perubahan kepribadian
  2. Rentan terhadap infeksi
  3. Berat abdan anak turun dan hilangnya lemak serta otot
  4. Sakit perut dan muntah berkelanjutan
  5. Kulit kering dan bersisik
  6. Patah tulang
  7. Memar-memar
  8. Sering buang air besar, feses anak lembek, berbau busuk dan berukuran besar
  9. Serta melambatnya pertumbuhan dan berat badan yang akan terlihat jelas setelah beberapa bulan terkena malabsorbsi.

 

Cara penanganan malabsorbsi pada anak

Anak bisa terserang malabsorbsi karena tidak mendapatkan cukup makanan yang baik dan memiliki masalah pencernaan sehingga nutrisi sulit untuk diserap oleh tubuh. Ketika dokter menanganis kasus malabsorbis ini, Anda akan diminta untuk menulis list makanan apa saja yang sering dikonsumsi oleh anak setiap harinya. Kemudian dokter akan menguji kemampuan anak dalam mencerna dan menyerap nutrisi tersebut, bisa dengan cara minum gula susu atau laktosa dan kemudian mengukur tingkat hidrogen pada pernapasan anak, metode ini sering disebut dengan lactose hydrogen breath test.

 

Feses dari anak pun akan ikut diteliti guna melihat permasalahan yang ada. Ada beberapa tes juga yang dilakukan dokter, seperti tes keringat yang dilakukan untuk melihat apakah terjadi cystic fibrosis pada tubuh yang menyebabkan pencernaan terganggu dan kelainan pada keringat. Bisa juga dilakukan periksaan pada dinding usus anak dengan menggunakan mikroskop untuk mengetahui tanda dari infeksi dan peradangan atau cedera yang terjadi. Hasil tes akan dievaluasi oleh dokter untuk menentukan metode pengobatan yang tepat pada anak sehingga dapat ditangani secara benar dan tepat.

 

Jika malabsorbsi ini sudah terdeteksi pada anak, dokter akan melakukan pengobatan dengan antibiotik, tapi jika malabsorbsi ini terjadi karena usus terlalu katif makan dokter akan menambahkan obat-obat tertentu untuk mengatasi penyakit tersebut, sehingga nutrisi dapat terserap kembali dalam tubuh. Dalam kasusu malabsorbsi ini juga tidak ada penyebab khususnya, karena itu Anda harus tetap waspada. Jika sudah terjadi, Anda bisa mengganti makanan yang mengandung nutrisi khusus sehingga akan lebih mudah untuk diserap oleh tubuh anak, dan anak bisa sembuh bahkan terhindar dari malabsorbi ini.

 

Artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *