Ingin Berikan Jus Buah pada Bayi? Perhatikan Hal ini!

Jus buah bisa Moms jadikan sebagai selingan dalam memberikan bayi makanan pengganti Asi atau MPASI. Namun, jus buah tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak oleh bayi yang masih berusia kurang dari 12 bulan. Dalam memberikan jus buah pun harus diperhatikan dalam pemilihan buah dan kandungan lainnya. Seperti jus jeruk yang baik dikonsumsi bayi karena mengandung vitamin C yang kaya, tapi ada juga bayi yang mengalami sakit perut dan muncul ruam di kulitnya setelah memium jus jeruk, sehingga harus menunggu anak sampai berusia 1 tahun sebelum diberikan jus jeruk.

 

Ada juga bayi yang kesulitan dalam mencerna jus apel, pir, dan prem karena kandungan gula dengan perbandingan fruktosa dan glukosa yang tinggi. Jika Moms memberikan jus ini dalam dosis yang sedikit, ini sangat efektif untuk mengobati sembelit tapi jika dosisnya berlebihan akan menyebabkan kegelisahan, produksi gas berlebih, diare, dan rasa tidak nyaman pada perut.

 

Maka dari itu jus yang aman untuk dikonsumsi bayi adalah jus anggur putih yang mengandung gula seimbang dan tidak mengandung sorbitol sehingga mudah dicerna dan tidak menyebabkan sakit perut. Tapi perlu diketahui bahwa anggur hanya mengandung vitamin C dan memiliki gula yang lebih tinggi dari buah lainnya.

 

Berikan jus buah murni bukan campuran dengan gula buatan

Moms harus memastikan apakah jus buah yang dikonsumsi bayi merupakan buah murni dalam artian 100 persen buah dan tidak tercampur dengan bahan lain.Anda juga harus mencuci, mengupas dan membersihkan buah yang akan dijus, jagalah kesegaran dan kebersihannya sebaik mungkin. Jangan campurkan gula atau garam bahkan madu dalam jus, cukup Anda jus buah murni karena pencernaan bayi belum mampu mencerna bahan-bahan tambahan tadi.

 

Hindari untuk memberikan jus menggunakan botol dot dan pastikan anak sudah bisa menggenggam gelas bayi. Batas jus untuk anak berusia 12 tahun adalah 120 ml sedangkan untuk anak usia di atas 7 tahun adalah 250-350 ml per hari. Berikan jus sebagai camilan di tengah-tengah waktu makan. Anda juga dianjurkan untuk memberikan jus sayuran terlebih dahulu sebelum memberikan jus buah agar anak lebih menyukai jus buah karena rasanya yang lebih manis. Cari campuran buah dan sayuran yang bisa Anda gunakan sebagai bahan jus, seperti wortel dan apel, wortel dan tomat dll.

 

Jangan sekali-kali Anda memberikan jus kemasan pada bayi karena jus kemasan ini tidak semua memiliki 100% gizi seperti buah asli. Nutrisi pada jus buah juga bervariasi tergantung jenis dan merk jus itu sendiri.

 

Jumlah porsi jus buah yang diberikan

Setiap makanan bila dikonsumsi berlebihan pastinya tidak akan baik untuk tubuh. Begitu pun dengan porsi dari jus buah yang akan diberikan pada bayi, berapapun usia bayi. Jika dosis dari jus buah berlebihan akan membuat bayi sakit perut, dan merusak nafsu makan sehingga anak tidak mampu mengonsumsi makanan sehat lainnya. Selain itu juga anak akan cenderung mengalami obesitas, malnutrisi, dan menyebabkan kerusakan pada gigi.

 

Semua anak berapa pun usianya hanya membutuhkan 2 porsi jus buah per hari. Moms bisa memberikan varian lain dalam menyuguhkan jus buah, seperti saat satu gelas jus buah sudah diberikan untuk minuman anak, berikutnya Anda hanya perlu memberikan potongan buah secara langsug. Tambahkan air juga pada jus agar lebih encer untuk memastikan tidak banyak jus yang dikonsumsi anak.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *