6 Cara Membuat dan Menyimpan Makanan Bayi

 

Bayi sudah memerlukan makanan pendamping ASI ketika berusia 6 bulan, dan ini membuat Anda sebagai orang tua mulai memerhatikan makanan dan cara pembuatannya. Seperti yang Moms ketahui bahwa makanan pendamping ASI ini harus dipilih dari bahan yang sehat semisal bahan makanan organik. Memang banyak makanan pendamping ASI instan yang dijual di pasaran, tapi akan lebih sehat jika makanan itu dibuat sendiri oleh Anda. Berikut ini 6 langkah atau cara membuat dan menyimpan makanan bayi usia 6 bulan ke atas:

 

  1. Perhatikan kebersihan tangan

Karena bayi sangat rentan akan virus dan bakteri dari luar, maka Anda harus tetap menjaga kebersihan tangan Anda ketika membuat makanan untuk bayi. Kebershian dari peralatan makan pun sangat penting. Sebaiknya cuci peralatan makan bayi secara terpisah dengan menggunakan sabun cuci khusus agar tetap higienis. Cuci tangan Anda menggunakan sabun sebelum mulai memasak.

 

  1. Bershikan dan kupas buah serta sayuran yang akan dimasak

Jika sudah mencuci tangan dan memastikan peralatan masak bersih. Maka selanjutnya Anda bisa mulai mengupas buah atau sayuran yang akan dimasak untuk makanan bayi. Porsi yang dibuatpun bisa untuk 3 kali makan atau lebih agar Anda tidak terlalu capek dan sering membuatnya. Kupas buah hingga bersih, pastikan juga buah dan sayur masih dalam keadaan segar.

 

  1. Panggang, kukus, bakar atau masukkan dalam microwave hingga lunak

Memasak untuk makanan bayi banyak cara yang bisa dilakukan. Anda bisa memanggang atau mengukus, membakar bahkan dimasukkan kedalam microwave sampai lunak. Lebih baik jika Anda menggunakan metode kukus atau memanggang adi microwave karena akan menjaga nutrisi yang ada pada makanan bayi.

 

  1. Haluskan bahan makanan dalam food processor atau blender

Bayi belum bisa mengunyah dengan baik, sehingga makanan yang disajikan haruslah lembut dan halus agar bayi tidak tersedak. Untuk itu Anda bisa menghaluskan makanan melalui food processor atau blender, dan Anda bisa mencampurkan makanan pendamping ASI dengan air, ASI atau susu formula.

 

  1. Tempatkan makanan dalam wadah kedap udara

Ketika Anda selesai memasak makanan bayi dalam jumlah yang banyak, sebaiknya tempatkan amakanan dalam wadah yang kedap udara agar awet dan terjaga. Anda juga bisa memasukkan makanannya ke dalam lemari es atau freezer.

 

  1. Hangatkan makanan sebelum disajikan kepada bayi

Jika jam makan bayi sudah tiba, Anda bisa menghangakan makanan tadi yang disimpan di lemari es atau freezer sebelum disajikan kepada bayi.

 

 

Bahan untuk membuat makanan bayi

alat untuk membuat makanan bayi sangatlah penting untuk menjaga kualitas dari makanannya, dan agar makanan dapat dibuat dengan benar dan kandungan nutrisi di dalam makanan tidak rusak dan hilang. Salah satunya alat yang penting dalam pembuatan makanan bayi adalah penggiling makanan dan panci untuk mengukus. Ada juga jenis alat lainnya yang dipasarkan di pasaran seperti produk Prancis serbaguna sampai alat sederhana. Sebenarnya Moms bisa saja membuat makanan bayi tanpa alat-alat tersebut, cukup gunakan alat penumbuk yang ada di rumah atau blender, yang terpenting adalah makanannya tidak bergumpal dan tetap lembut.

 

Manfaat membuat makanan bayi sendiri

Anda sebagai orang tua ketika membuat makanan untuk bayi menjadi tau bahan-bahan apa saja yang dimasukkan dan dikonsumsi oleh bayi, makanan yang dibuat sendiri pun legih ekonomis dibandingkan makanan bayi instant yang dijual di toko-toko. Anda bisa memilih sendiri untuk buah, sayur, dan makanan lainnya untuk dijadikan puree atau bubur tanpa penyedap rasa tambahan yang berlebihan. Keuntungan lainnya dengan membuat makanan bayi sendiri adalah bayi jadi terbiasa dengan makanan yang dikonsumsi oleh anggota keluarga lainnya.

 

 

 

Artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *