5 Efek dan Jenis Gula Dalam Susu Formula Bayi

Tanpa Moms sadari jika dalam susu formula si bayi terdapat kandungan gula. Seringkali Moms juga akan waspada dengan pemanis buatan yang masuk ke dalam tubuh si kecil karena akan mengakibatkan pertumbuhan anak terganggu dan anak menjadi mudah sakit.Jika konsumsi gula dalam susu formula ini berlebihan akan mengakibatkan kesehatan terganggu. Berikut ini 5efek yang terjadi pada kesehatan anak dan jenis gula yang terkandung dalam susu formula yang harus Moms ketahui!

 

  1. Mudah terserang penyakit atopik

Penyakit atopik ini bisa berupa penyakit eksim, alergi makanan dan alergi yang menyebabkan gangguan pernafasan pada bayi.

 

  1. Gangguan pernafasan

Menurut para ahli, bayi yang tidak disusui ASI selama 6 bulan pertama akan cenderung mengalami gangguan pernafasan.

 

  1. Kerusakan syaraf

Jika Anda memberikan susu formula secara berlebihan, maka akan merusak saraf dan tulang hingga potensi demensia karena kadar tinggi alumunium yang ada pada susu formula.

 

  1. Bisa mengganggu kerja organ ginjal bayi

Kandungan gula tambahan yang ada dalam susu formula akan mengganggu kerja organ ginjal bayi, karena bayi akan bekerja lebih berat dalam mencerna gula atau dikenal dengan istilah renal Salute Load.

 

  1. Mengganggu pencernaan bayi

Pencernaan bayi akan terganggu ketika bayi mengonsumsi susu formula, karena susu formula bayi mengandung kasein yang akan sulit dicerna oleh organ pencernaan bayi.

 

ASI memang menjadi makanan terbaik untuk bayi dalam memenuhi nutrisinya, tapi jika memang Anda tidak memungkinkan untuk menyusui bayi dan memilih untuk memberikan susu formula, sebaiknya konsultasikan pada dokter anak sehingga efek-efek penggunaan susu formula secara berlebih di atas dapat diminimalisir. Ada pun jenis gula tambahan yang terkandung dalam susu formula, diantaranya:

 

Jenis gula pada susu formula bayi 0-6 bulan

Jika Moms membeli susu formula akan ada informasi mengenai komposisi dan nilai gizi. Informasi itu bisa menjadi referensi dalam memberikan susu formula, dan biasanya tidak akan tercantum berapa kandungan gula dalam susu formula, karena gula yang digunakan pada susu formula ini menggunakan kandungan gula tertentu. Seperti pada susu formula bayi yang berusia di bawah 6 bulan ini memiliki kandungan gula berupa laktosa dan maltosa.

 

Ada juga susu formula yang mengandung gula maltodextron, tapi sejauh ini kandungan gula yang ada dalam susu formula ini dibuat agar semirip mungkin dengan ASI baik itu dari kadar karbohidrat, gula, lemak atau zat gizi lainnya. Hal tersebut juga sudah memeiliki ketentuan yang diberikan dari WHO, dan sudah banyak juga susu formula yang mengganti kandungan gulanya menjadi laktosa untuk membuatnya semirip mungkin dengan ASI.

 

Jenis gula dalam susu formula yang aman untuk bayi 6 bulan

Untuk susu formula bayi 6 bulan yang ada di pasaran ini biasanya mengandung gula dengan enis sukrosa. Sukrosa ini merupakan jenis gula guatan dan rasanya jauh lebih manis ketimbang laktosa dan maltosa. Satu sendok teh dari sukrosa ini mengandung 17 kalori dan bisa membuat kadar gula darah melonjak. Perlu diketahui juga bahwa sukrosa sering dianggap sebagai penyebab obesitas pada anak.

 

Maka dari itu Moms, agar anak tidak sampai mengalami obesitas perlu Anda awasi pemberian susu formula pada bayi berusia 6 bulan. Bukan berarti anak tidak boleh meminum susu formula ini, hanya saja dosisnya haruslah tepat dan tetap konsultasikan dengan dokter anak agar asupan nutrisi dan gizi dari susu formula ini cukup untuk anak.

 

 

 

 

 

Artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *