4 Produk Susu Formula yang Bisa Diberikan pada Anak

Susu formula sama pentingnya dengan ASI, bahkan susu formula menjadi salah satu minuman yang mendampingi ASI ketika anak sudah beranjak memasuki usia lebih dari 6 bulan. Susu formula ini banyak dijual di toko dan tidak sulit untuk didapatkan, banyak produk susu formula juga yang berlomba-lomba menyajikan kandungan susu baik untuk tumbuh kembang anak. Tapi Moms, perhatikan juga reaksi anak ketika meminum susu formula, karena ada sebagian anak yang alergi terhadap produk susu formula tertentu. Jika anak alergi pada satu produk susu, maka Anda bisa menggantinya dengan produk susu lainnya, berikut 4 produk susu yang bisa diberikan pada anak:

 

  1. Susu formula bebas laktosa

Namanya saja bebas laktosa, berarti susu formula ini tidak mengandung laktosa atau gula sama sekali, yang menyebabkan penggunaan gula digantikan oleh gula lain seperti sirup jagung. Susu formula bebas laktosa ini diperlukan oleh bayi yang mengalami intoleransi laktosa atau pada anak yang tidak bisa mencerna laktosa dengan baik.

 

  1. Susu formula dari susu sapi

Produk susu formula ini pasti sudah tidak asing lagi bukan? Susu yang terbuat dari susu sapi mengandung protein, karbohidrat dan lemak dalam keseimbangan yang tepat. Protein dalam produk susu formula sapi ini sudah mengalami perubahan mengakibatkan susu mudah untuk dicerna anak, berbeda dengan susu sapi biasa yang mengandung protein yang lebih sulit untuk dicerna bayi.

 

  1. Susu formula hidrolisat parsial atau susu hipoalrgenik (HA)

Mengandung protein yang sudah dipecah dan berbentuk kecil membuat susu formula ini mudah sekali untuk dicerna bayi. Bagus untuk bayi yang alergi dengan protein susu dan mengalami masalah penyerapan nutrisi yang biasa dialami oleh bayi prematur.

 

  1. Susu formula kedelai

Susu formula kedelai ini terbuat dari susu kedelai, cocok dikonsumsi jika bayi mengalami intoleransi laktosa sementara yang diakibatkan oleh infeksi gastrointestinal, alergi susu sapi yang berhubungan dengan immunoglobulin E (IgE) dan kekurangan laktase bawaan juga bisa membuat bayi mengonsumsi susu formula kedelai ini.

 

 

 

Berikan susu formula dengan nutrisi yang hampir sama dengan ASI

Jika bayi tidak memiliki alergi dan masalah lain Anda bisa dengan tenang memberikan susu formula dari susu sapi, tapi sebaliknya. Maka dari itu Anda harus cermat dalam mengawasai kebutuhan nutrisi dari si bayi. Beberapa kandungan yang bermanfaat untuk bayi sebagai nutrisi adalah zat besi yang sangat dibutuhkan bayi berusia lebih dari 6 tabun. Zat besi juga bisa mencegah bayi terkena anemia apalagi pada bayi yang tidak diberikan ASI sejak awal kelahiran.

 

Ada juga probiotik dan prebiotik yang bagus untuk usus anak dan menyeimbangkan bakteri pada usus. Ada juga DHA dan ARA yaitu asam dokosaheksanoat (DHA) dan arakhidonat (ARA) yang membantu penglihatan dan perkembangan otak anak. Kedua ini masuk dalam asam lemak omega-3 yang bisa ditemukan pada ASI juga, seperti telur dan ikan.

 

Perhatikan respon anak untuk mengetahui kecocokan susu formula

Anak bisa saja mengalami ketidakcocokan ketika Anda memberi susu formula, misalnya saja dengan memperlihatkan gejala diare, lebih rewel, muntah, lemah atau mudah lelah. Jika tanda-tanda tersebut sudah diperlihatkan anak sebaiknay segera bawa dan periksakan ke dokter anak. Jangan lupa juga untuk berkonsultasi dengan dokter anak apakah Anda perlu mengganti susu formula dengan yang lain atau tidak.

 

Artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *