3 Manfaat Besar dan Tips Sehat dengan Makan Buah dan Sayur untuk Anak

Buah dan sayuran terkenal dengan khasiatnya untuk tubuh, termasuk untuk tumbuh kembang anak. Salah satu manfaat buah dan sayur adalah dapat meningkatkan gizi anak dan menurutkan risiko obesitas pada anak, tak kalah bermanfaat juga buah dan sayuran bisa meningkatkan tingkat kognitif anak. Tapi dibalik semua manfaat itu, rasanya yang dianggap tidak enak oleh anak menjadikan mereka enggan untuk mengonsumsi buah dan sayuran setiap harinya.Mari ketahui 3 manfaat besar dari buah dan sayur, serta tips agar anak menyukai untuk memakan buah dan sayur di bawah ini:

 

Menurunkan risiko obesitas

Anak yang tidak suka buah dan sayuran cenderung akan berbadan gemuk karena mereka tidak mendapatkan serat yang cukup. Sedangkan serat yang tinggi bisa didapatkan dari buah dan sayuran, dan kedua makanan ini juga mengandung lemak dan kalori yang rendah sehingga bisa mencegah kegemukan. Coba untuk membiasakan anak Anda mengonsumsi buah dan sayuran daripada makanan siap saji atau makanan ringan yang penuh dengan gula yang bisa membawa kelebihan berat dan berujung pada obesitas. Jika anak sudah terkena obesitas maka akan lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2, kolestrol tinggi, hipertensi dan masalah pernapasan serta berujung depresi.

 

Meningkatkan gizi pada anak

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa buah dan sayuran ini bisa meningkatkan gizi anak. Gizi ini baik terlebih ketika anak dalam masa tumbuh kembang. Buah dan sayuran ini menyediakan banyak suplai vitamin, mineral dan senyawa penting lainnya, misalnya saa buah jeruk dan stoberi yang mengandung vitamin C dan bisa menigkatkan sistem imun tubuh. Ada juga wortel yang mengandung vitamin A, yang bermanfaat untuk mata dan bayam sebagia zumber zat besi dan mampu mencegah anemia. Buah apel pun mengandung 16 macam polifenol dan antioksidan yang baik untuk kesehatan kita.

 

Anak bisa menjalani aktivitas sekolah dengan baik

percaya atau tidak, buah dan sayuran juga berpengaruh pada aktivitas anak ketika di sekolah dan menerima pelajaran. Anak-anak yang mendapat menu sehat buah dan sayur setiap harinya menunjukkan tes kemampuan akademik yang baik sebesar 41% dibandingkan anak-anak yang tidak mengonsumsi buah dan sayuran. Memang tidak hanya faktor buah dan sayuran saja yang membuat anak cerdas, tapi tetap saja gizi yang terkandung dalam buah dan sayuran berkontribusi dalam prestasi anak di sekolah.

 

 

Tips agar anak menyukai buah dan sayur

Untuk menjaga anak tetap sehat sebaiknya Anda masukkan buah dan sayuran lebih banyak di menu makanan anak setiap harinya, hal itu juga bisa melatih anak agar menyukai rasa dari buah dan sayuran yang tidak semanis atau seenak makanan siap saji. Anda bisa menyajikannya dengan cara mentah, dipanggang, diparut atau dipotong kotak-kotak. Misalnya saja memasukkan irisan pisang atau stoberi pada sereal untuk sarapan anak, bahkan Anda bisa menambahkan yogurt juga sehingga buah akan menjadi lebih enak. Anda juga bisa menjadikan sayuran sebagai topping dari pizza favorit anak sebagai bekal makan siang atau juga kebab sayuran untuk makan malam anak.

 

Anda cukup menghidangkan buah sebanyak satu porsi karena kandungannya sama dengan satu potongan buah sedang, dua potongan kecil atau satu mangkuk potongan buah. Untuk satu porsi sayuran pun sama dengan satu kentang ukuran sedang, setengah mangkuk sayur yang dimasak sama dengan satu mangkuk salad sayuran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *